Match of the Month

Europe Champion League sudah memasuki fase perempat final, putaran kedua. Masing-masing tim pun berusaha untuk lolos dan masuk ke semi-final. Beberapa tim sudah dapat memastikan bahwa mereka lolos ke semi-final setelah sebelumnya menang besar di putaran pertama, sementara yang lainnya harus berjuang keras untuk dapat lolos.

Dua dari seluruh tim yang harus berjuang keras adalah Chelsea dan Liverpool. Setelah sebelumnya Chelsea mengungguli Liverpool 3-1 di Anfield, tidak berarti Chelsea bisa bersantai. Putaran kedua justru giliran Chelsea yang menjamu Liverpool, dan hasil duel kedua klub ini pun sering di luar perkiraan.

Liverpool unggul terlebih dahulu setelah tendangan Arbeloa melalui tendangan bebas berhasil masuk ke gawang Chelsea tanpa halangan yang berarti, 0-1. Liverpool menambah keunggulan ketika Alonso dijatuhkan di kotak penalti oleh Ivanovic. Alonso yang berperan sebagai algojo pun sukses memasukkan gol ke gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech, 0-2. Skor bertahan hingga babak pertama selesai.

Menyadari sedang berada dalam kondisi kritis, Chelsea meningkatkan serangannya di babak kedua. Hasilnya, 3 gol tercipta dalam 15 menit pertama. Gol pertama Chelsea diawali dari gempuran Anelka dari sisi kiri pertahanan Liverpool. Anelka lantas mengirim umpan menyisir tanah yang diteruskan oleh Drogba. Tendangan yang bisa dibilang kalem, tapi sanggup mengecoh penjaga gawang Liverpool, Pepe Reina, 1-2.

Gol kedua berawal dari tendangan bebas dari jarak sekitar 25 meter dari gawang Liverpool. Alex yang mengambil tendangan bebas meluncurkan tendangan yang keras dan akurat ke sisi kiri atas gawang Liverpool, 2-2. Belum puas sampai di situ, Lampard menambah keunggulan Chelsea menjadi 3-2 setelah Ballack memotong umpan bek Liverpool. Bola kemudian dioper ke Drogba sebelum disodorkan ke Lampard.

Liverpool tersentak dengan 3 gol cepat Chelsea. Mereka juga meningkatkan tensi serangan agar dapat lolos ke semi-final. Hasilnya, Liverpool berhasil menyarangkan 2 gol melalui tendangan Lucas dari luar kotak penalti dan tandukan Dirk Kuyt memanfaatkan umpan dari sisi kanan pertahanan Chelsea, 3-4.

Liverpool pun berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan hasil ini. Akan tetapi, rupanya bola berkehendak lain. Di menit ke 89, Lampard melesakkan gol keduanya sekaligus untuk memupus harapan Liverpool, 4-4.

Dengan hasil ini, Liverpool sekali lagi memecahkan rekor Chelsea. Setelah sebelumnya Stamford Bridge maksimal hanya kebobolan 3 gol, Liverpool menjadi tim pertama yang mampu mencetak 4 gol. Sebelumnya, Liverpool juga sukses mematahkan rekor tak terkalahkan Chelsea.

About Reinhart

Don't wait. The time will never be just right.
This entry was posted in UEFA and tagged , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Match of the Month

  1. Sukma says:

    Kelihatannya seru. Ah, sayangnya semalam saya ga sempat nonton.

    Berarti tinggal tunggu hasil pertandingan nanti malam, tim mana lagi yang bakal lolos ke semifinal.

    *semoga MU menang*:mrgreen:

  2. seru banget emang pertandingan semalam…. BTw awakmu njago sopo es neng piala champion???

  3. LuXsmaN says:

    kekekek…… LIVErPOL KO waktu Reina BLUNDEr….

  4. @ Sukma
    Emyu lolos ke semifinal. Tapi ketemu sama Arsenal.:mrgreen:

    @ Frenavit Putra
    Chelsea, jelas…😎

    @ LuXsmaN😆
    Tapi Cech juga blunder pas gol pertama Liverpool.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s