Teliti Sebelum Pulang

Sore tadi (09-01-2008), ibu jalan-jalan ke mall. Tepatnya ke Toko Buku Gramedia cabang Tunjungan Plaza (TePe, Surabaya). Tujuannya mencari buku-buku yang akan dihadiahkan untuk tante saya yang sedang sakit, untuk menunjang program penyembuhannya. Di sana beliau membeli The True Power of Water karya Dr. Masaru Emoto, Jus Buah & Sayuran karya Dra. Emma S. Wirakusumah, M.Sc., dan You Are What You EAT karya Dr. Gillian McKeith, serta beberapa buku lain.

Dalam perjalanan pulang, ibu mampir ke toko swalayan besar di lantai UG. Tidak banyak yang dibeli di sana. Hanya minyak zaitun, shampoo, dan cokelat untuk saya dan adik saya (horeee….:mrgreen: ).

Usai membayar di kasir, saat hendak pulang, ibu menyempatkan memeriksa struk pembayaran. Saat itulah ibu menemukan kejanggalan. Minyak zaitun 500 ml yang di rak tercantum seharga Rp 45.675 di kasir ternyata harus dibayarnya Rp 60.400. Begitu juga shampoo. Di rak tercantum seharga Rp 9.750, entah kenapa, harganya berubah menjadi Rp 10.650.

Tentu saja ibu memprotes perbedaan harga yang cukup mencolok ini. Beliau bertanya kepada petugas kasir mengapa ada perbedaan harga yang cukup jauh antara yang tertera di rak dan di mesin pembayaran. Karena yang antre cukup banyak, petugas kasir meminta tolong petugas lain (tampaknya seorang supervisor) untuk mengecek harga.

Usai mengecek sang supervisor mengatakan perbedaan harga yang dikatakan ibu saya benar, tapi minta maaf tidak bisa memberikan harga seperti yang tertera di rak karena sudah ada kenaikan harga. Ia juga mengatakan, kalau keberatan ibu boleh membatalkan pembeliannya. Ibu menjawab bahwa beliau akan tetap membelinya, tetapi keberatan kalau harus membayar lebih mahal dari harga yang tercantum di rak, karena itu berarti pihak supermarket mengelabui konsumen.

Petugas kasir dan supervisornya sesaat masih ngotot bahwa harganya sudah naik, dan minta maaf atas keteledoran ini, serta sekali lagi menawarkan pada ibu untuk membatalkan pembelian.

Kemudian ibu memberikan kata akhir, “Saya akan tetap membeli barang itu (minyak zaitun) karena memang saya butuh. Kalau memang harus saya bayar Rp 60.400, oke nggak apa-apa. Tapi kalau saya belanja di tempat lain, di supermarket manapun, bahkan di Ind****t yang cuma minimarket, kalau ada perbedaan harga begini selalu dibayar sesuai harga di rak, karena ini bukan kesalahan konsumen.”

Mendengar “gertakan” ibu ini rupanya mereka agak keder. Mereka berunding sebentar, kemudian sejenak sang supervisor meninggalkan tempat (mungkin konsultasi ke atasannya?). Sekembalinya ke sana, ia melunak, dan mengizinkan ibu membawa pulang barang-barang belanjaannya dengan harga seperti tercantum di rak. Dengan catatan, struk belanja ibu saya diminta kembali. Tidak masalah. Yang penting ibu mendapat tambahan kembalian Rp 15 ribu lebih, lumayan kan buat belanja ke pasar besok pagi?😉

Nah, apakah di antara Anda ada yang pernah mengalami kejadian serupa?😕

About Reinhart

Don't wait. The time will never be just right.
This entry was posted in My Interest. Bookmark the permalink.

15 Responses to Teliti Sebelum Pulang

  1. saRe' says:

    hm, belom pernah kejadian kayak gitu sih (dan moga aja emang ga akan pernah,amiin🙂 )
    yah, emang sekarang barang2 naek harga semua, kalo ditanyain,
    “Ini berlaku sejak 1 Januari, mbak, makanya belum ada pemberitahuan.”
    padahal sudah mau masuk minggu ke 2 januari🙂

  2. jangan lupa cek date of expired juga ya?

    ehehe…
    untung Bu Titah orang yang tegas dan berkharisma

    coba anaknya yang belanja, pasti endingnya nggak bakal kayak gini deh…:mrgreen:

    *dihajar pandu*

  3. @ saRe’
    Amiiinn…:mrgreen:
    @ Mrs. Fortynine
    Tapi curang, pergi ke TP ga bilang-bilang.😦

  4. rozenesia says:

    Hoalah, ibu-ibu kalau udah belanja…😐 *males banget*

  5. Ai_Mori says:

    pernah mengalami,tapi kebalikanya…harga nya jadi lebih murah ^_^ lumayan untung.tapi karena papa ku baru tahu di rumah..,jadi dibiarin aja deh…

  6. Hoek Soegirang says:

    huehuehueeu…ibu-ibu gitu, kalo soal belanjaan emang tegas sangadh! saludh…saludh!!!

  7. aRuL says:

    pengalaman temanku di luar negeri nawarnya bukan maen…

  8. danasatriya says:

    kayanya sering de ,mendengar cerita seperti ini.. mungkin sudah merupakan strategi yang sangat wajar dari para penjual? tauk de

  9. @ rozenesia + Hoek Soegirang:mrgreen:
    @ Ai_Mori
    Itu sih diskon.
    @ aRuL
    Ha? Apa beda harganya sejauh itu?😯
    @ danasatriya
    Strategi penipuan konsumen?:mrgreen:

  10. rupanya bukan cuma saya yang pernah kena, dulu di carrefour di BG junction, teman saya pernah beli shampoo dengan harga yang murah sekali, di sana tertulis bahwa ini adalah harga promo, ketika membayar saya juga pengen liat berapa kah total belanja teman saya, dan saya kaget ketika harga shampoo di struk dengan yang tertera di produk jauh berbeda (sekitar 50%) dan ketika melakukan protes ke pihak carrefour, mereka hanya bisa menjawab: maaf ini kesalahan, yang kemarin belum dicabut, dan ini barangnya jadi dibeli atau ndak!?

    wah simple banget ya!itu merupakan salah satu trik SEO yang diterapkan di dunia nyata, padahal saat itu di carrefour ada program yang menyatakn bahwa harga termurah yang diambil!
    Payah!

    oh ya Pandu, link saya diganti jadi Dunianiko.wordpress.com ya! terima kasih

  11. mahma mahendra says:

    blom perna ngalami si. tapi klo ketinggalan barang blanjaan pernah. waktu balik da gak ada. yang jaga ditanyain gak tau juga. klo ini memang saya yang salah si.hehehehe

  12. deteksi says:

    itu mah penipuan cara halus.. untung bu dokter waspada! nah.. ini juga jadi pelajaran buat kita semua..

  13. @ nico kurnianto
    Yah, kalo udah beda 50% sih udah kelewatan.
    OK, link-nya udah diganti.🙂
    @ mahma mahendra
    Yah, mungkin belum rejekinya aja.😛
    @ deteksi
    Dokter? Bukan dokter, kok.
    Ibu saya relawan kanker.

  14. fauzansigma says:

    hehehe..
    makanya klo ibu lg pergi belanja ditmennin yah..
    salam buat Ibunya yah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s