Apa Sih Gunanya FS?

Pada saat istirahat sekolah, seorang siswa (sebut saja A) bergegas naik ke lab komputer untuk menyelam ke dunia maya. Ketika sampai disana, keadaan laboratorium lumayan kosong. Hanya ada guru yang sedang bertugas dan beberapa siswa yang bertujuan sama.

A mendatangi temannya (B) yang ternyata sedang membuka situs Friendster-nya. A yang tidak memiliki FS langsung bertanya ke B, apa tujuan dia membuat FS, karena si A lebih senang untuk blogging daripada FS-an. Si B menjawab dia hanya iseng, ikut-ikutan teman sekelas.

Lalu A bertanya lagi, apa saja kegunaan FS. B menjawab, bahwa FS bisa digunakan untuk mendapatkan teman dari penjuru dunia. Si A menjelaskan pada B bahwa FS bukanlah satu-satunya tempat untuk mendapatkan teman. A pun menunjukkan blognya kepada si B, sambil mengatakan dia pun bisa mendpatkan keasyikan yang lebih daripada ber-FS ria. A langsung menunjuk blogrollnya untuk meyakinkan temannya tadi.

Setelah menunjukkan beberapa post dan komentar dari pengunjung blognya, A mengajak B untuk membuat blog juga. Akan tetapi, B menolak dengan alasan blog tidak bisa diberi pernak-pernik seperti layaknya FS.

*****

Yah, itulah sedikit gambaran tentang fenomena Friendster, atau yang biasa disebut dengan FS, dan sulitnya mengajak orang lain untuk blogging. Orang-orang yang mempunyai FS kebanyakan tidak mengetahui alasan mengapa dia membuat akun disana. Dia hanya berkata “Karena diajak teman” atau “Ah, cuman iseng aja, kok”, atau “Biar dianggap anak gaul”.

Sebenarnya, mereka hanya terpengaruh dari efek Friendster sendiri yang menjanjikan penggunanya memiliki banyak teman. Tetapi dibalik itu semua, FS ternyata tidak seaman yang dibayangkan. Terbukti, lebih dari 75% akun friendster sudah “difotokopi”, dibajak, hingga dirusak tampilannya oleh orang yang iseng.

Dan ternyata, di Jawa Pos edisi Kamis, 15 November 2007, juga terdapat tulisan yang berkaitan dengan FS. Disana ditulis, mereka yang tidak punya FS dianggap sebagai manusia yang ketinggalan jaman, jadul, dan masih banyak julukan lainnya. Hal ini tentu bisa menyakiti perasaan orang tersebut. Rasa malu karena tidak punya Friendster, sedih karena diejek, dan masih banyak lagi perasaan yang campur aduk jadi satu.

Bagaimana dengan saya? Saya tegaskan, SAYA TIDAK PUNYA AKUN FS. Anti-Friendster malah. Bagi saya, FS hanyalah sebuah ajang bersosial untuk mencari teman, tak lebih dari itu. Saya juga tidak terlalu suka hal berbau narsis. Selain itu, kreatifitas mayoritas pengguna FS (yang tidak mempunyai blog) tidak bisa meningkat. Selain itu, saya pun khawatir dengan situs yang mudah dibobol seperti itu. Saya pernah melihat dengan mata kepala sendiri, adik kelas saya membuka akun FS temannya tanpa sepengetahuan pemilik dengan menggunakan sebuah software (maaf, lupa nama softwarenya).

Lalu, apakah saya tidak pernah mendapat invitation dari orang lain? Saya pernah mendapatkan undangan dari teman saya sebanyak 2 kali (sebelum saya pindah ke Gmail). Di invitation itu, terdapat kalimat yang berbunyi begini:

You’re invited to join [pengguna FS]’s network of friends.

By joining Friendster, you can reconnect with old friends, meet new friends, start a blog, build a custom profile, keep track of birthdays, and so much more!

You can even stay in touch if you move away, switch email addresses, or lose your mobile phone.

Memang, disana ditulis Friendster menyediakan jasa blog. Tetapi sayangnya jasa tersebut kurang dimanfaatkan oleh sebagian besar pengguna FS di Indonesia. Friendster juga menjanjikan seseorang mendapat teman dari banyak tempat. Selain itu, bisa dihias dengan pernak-pernik yang “heboh”. Bisa diisi sebuah lagu atau bahkan satu playlist sekaligus.

Tetapi di balik itu semua, Friendster merupakan situs yang cukup menjengkelkan. Situs itu cukup lama untuk dibuka. Memang kalau dibuka di warnet sih dampaknya tidak terasa, tetapi saat dibuka di sekolah seperti saya, maka pengguna lain (selain pembuka FS) harus merelakan situs tujuannya memerlukan waktu lebih lama dalam mengaksesnya. Bahkan saya pernah gagal sign out dari blog saya sebanyak 10 kali sebelum akhirnya saya bisa keluar dengan selamat.😈

Sebenarnya, bila dibandingkan dengan FS, blog masih jauh lebih bermanfaat. Tidak hanya bisa mendapat banyak teman, blog juga bisa dijadikan ajang kreatifitas seseorang. Seseorang yang mempunyai blog pasti tertantang untuk memodifikasi blognya sedemikian rupa sehingga cukup atraktif dan enak dilihat. Tidak hanya itu, pemilik blog juga bisa meningkatkan kemampuan menulisnya dengan menerbitkan post yang bisa dikomentari orang banyak.

Saya sendiri pernah mengajak teman saya untuk pindah dari FS ke blog. Cukup sulit memang. Saya selalu mendapat hujatan saat berkampanye blogging. Awalnya, saya tunjukkan blog saya, seperti yang dilakukan oleh si A. Saya juga menunjukkan beberapa tulisan saya dan komentar-komentar di dalamnya.

Dari sekitar 10 orang yang saya ajak, yang bisa saya ajak hanyalah 2 orang. Mereka adalah Meita Wulan Sari dan Abdullah Hakim Adli. Yah, ini masih lebih baik daripada saya tidak mendapat respon sama sekali.😆

Dan setelah mencobanya, mereka bilang bahwa blog ternyata tidak kalah menarik dari FS. Oleh karena itu, mari kita ajak orang di sekitar kita untuk mencicipi kegiatan blogging. Siapa tahu, teman-teman kita nantinya malah menjadi seorang SelebBlog.:mrgreen:

About Reinhart

Don't wait. The time will never be just right.
This entry was posted in My Interest, My Thoughts. Bookmark the permalink.

54 Responses to Apa Sih Gunanya FS?

  1. Hehe, melihat alasan “ikut-ikutan” itu rasanya seperti.. apa ya.😛 Inilah yang mungkin saya sebut sebagai “tekanan mayoritas”, prasyarat agar diterima di sebuah komunitas sosial.

    Kalau saya sih pakai FS hanya untuk tujuan tertentu (alat untuk ngeiklan, narik member ke forum), dan ‘propaganda’.😈😛 Media sosial yang bermanfaat bisa digunakan jadi alat bantu yang cukup praktis.

    Btw, IMO, yang kena crack/hack FSnya kayaknya karena banyak yang menggunakan FS. Kalau saya sih senang-senang saja di sekolah masih sedikit yang blogging di WordPress atau keliling-keliling blog; kalau pun internet tiba-tiba diputus sama guru atau ngga sempat logout, akun saya masih aman hingga 1 minggu ke depan.:mrgreen:

  2. Pandu says:

    Saya juga sempat heran dengan syarat pertemanan itu. Tapi saya hanya berprinsip bertindak apa yang saya inginkan, tentu saja yang bertujuan baik.😎

    Kalau saya sih senang-senang saja di sekolah masih sedikit yang blogging di WordPress atau keliling-keliling blog; kalau pun internet tiba-tiba diputus sama guru atau ngga sempat logout, akun saya masih aman hingga 1 minggu ke depan.:mrgreen:

    Saya malah khawatir kalo ga sempat logout. Soalnya blog saya sudah saya daftarkan ke situs sekolah. Untungnya saya browsing pakai Firefox dan di sekolah masih jarang yang mengenalnya.🙂

  3. sebenernya asal ngerti html, blog juga bisa dikasi pernakpernik kok

  4. obit0 says:

    kalo aku sih bikin FS gara2 keperluan guru komputerku yang cerewet. kalo nggak pasti gw g bikin. tp skrg FS saya gunain buat ngeADD org yg ngefans ma naruto dan yang pasti, alumni SD yg susah ditemukan kalo nggak lewat FS. apalagi TK, susah banget. dalam pencarian saja baru nemu 2,itupun setelah mati2an. tapi ngeblog juga saya lakuin. malah saya ngajarin temen saya yg mau bikin blog. menurut saya, makin banyak pengalaman juga makin baik. blog bisa dibilang ajang kreativitas yang lebih dari sekadar FS.
    ngapain malu nggak punya FS? walo g punya FS, ngeblog juga bisa dapet temen kok. tergantung perspektif masing2. misal:ada yg nggak ngerti blog sama sekali dan enggan mencoba sama sekali juga. alhasil, dia menjelek2in org yg g punya FS. tapi yg jelas, pengalaman ngeblog akan lebih berharga. kalo saya, saya akan mencoba semuanya. bahkan saya punya 2 blog.
    (blog lain nggak akan aku kasih tau p4ndu)😈
    hehe..

  5. Friendster bisa lebih bagus karena kebanyakan Blog lebih sulit untuk diberi pernak – pernik. WordPress apalagi, harus berbayar dulu baru bisa berbuat sesuatu terhadap CSS-nya.

    FS banyak di-hack karena banyak yang pakai, seperti yang dikatakan Xaliber. Kebanyakan dari pengguna terkadang menjadi mangsa hacker karena mayoritas. Kalau Blogger, terkadang HAcker tidak tertarik, karena dari situ mereka bisa menyebarkan unek – unek mereka tentang dunia hacking secara ‘legal’.😀

  6. Pingback: Perang juga Punya Sisi Positif « [Chaos Region - Incorporated]

  7. Yah memang, friendster skarang fitur scriptingnya banyak dipangkas karena maraknya hacking.

  8. @ Shelling Ford
    Itu kan kalo di Blogspot.
    Di WP ga bisa.😦
    @ obit0
    Ya bagus deh, ngajarin orang lain supaya bisa menyalurkan bakatnya lewat blogging.

    walo g punya FS, ngeblog juga bisa dapet temen kok. tergantung perspektif masing2.

    Setuju dengan poin ini.

    bahkan saya punya 2 blog.
    (blog lain nggak akan aku kasih tau p4ndu)😈

    Ohoho… tinggal tunggu waktu sampai saya menemukannya…😎
    @ DeBe
    Itu salah satu kelebihan FS yang tidak dimiliki WordPress. Tapi WordPress bisa menutupinya dengan theme yang simple dan konsep easy2access.

    Kalau Blogger, terkadang HAcker tidak tertarik, karena dari situ mereka bisa menyebarkan unek – unek mereka tentang dunia hacking secara ‘legal’.😀

    The Power of Blogger, eh?😉
    @ Strife Leonhart:mrgreen:

  9. UPDATE:
    Post saya edit karena blockquote paling atas sering error.😦

  10. cK says:

    buat saya, FS untuk menemukan teman-teman lama yang “hilang”. saya sudah menemukan teman-teman SD dan SMP saya di FS. dan saya sangat subyektif dalam meng-approve teman di FS. kalau tidak kenal, jangan harap bisa masuk jajaran friendslist saya. bahkan first degree saja kadang saya diemin. paling sadis sih saya reject invitation as a friend-nya. mau gimana lagi, saya bikin FS cuma untuk mengumpulkan teman-teman lama.

    bukannya nggak mau kenalan dengan teman-teman baru, tapi saya lebih merasa aman kenal lewat blog dibanding lewat FS. kalau lewat blog, setidaknya kita tahu jalan pemikiran orang tersebut seperti apa. beda dengan FS yang isi mesej perkenalannya seperti ini:

    hallo manis, kenalan donk. nomor telpon aku 081XXXXXXXXX. mau kan kenalan sama aku? bls yah!

    dari pesan diatas, siapa yang bisa menjamin isi pikiran orang tersebut? baru kenalan langsung ngasih nomor henpon. makanya pending friends saya di FS lebih dari 20. banyak yang nggak saya approve huehehehe…:mrgreen: *jahat*😈

    halah…kok jadi nge-blog disini?😐

  11. Hehehe, tapi itu mungkin karena ente masih sekolah. Kalau udah kuliah dan pindah domisili, susah untuk tetap berkomunikasi dengan teman-teman lama.🙂 Layanan social networking kayak FS itu bagi saya lebih ke menjaga tali silaturahmi dengan teman lama, bukan menambah teman baru.

    Soalnya, nggak semua orang tahan banting buat blogging. Misalnya dari SMA saya. Nggak semuanya tipe nerd yang nongkrong melulu di web, ‘kan? Yang ada juga sekali-kali ke warnet; terlalu awam untuk ngeblog, namun mengikuti program FS. Nah, jadi, kalau ada teman yang saya ingin temui, namun nggak blogging (dan nggak sering pake IM), gimana? Mosok dipaksa belajar dulu?😛 Ini juga mesti dipikirkan. Ada kalanya kita nggak bisa sepenuhnya idealis.

    Ya teorinya sih begitu. Dengan niat yang sama saya bikin akun FS. Hasilnya saya bisa berkomunikasi dengan teman-teman lama, melihat tampang-tampang mereka sekarang, dan seterusnya.

    .

    .

    .

    .

    .

    Tapi, walau demikian, saya sendiri sangat jarang mampir ke situs yang bersangkutan. Ya, saya juga nggak terlalu suka, sih. Cuma mengingatkan, agak nggak bijak kalau membenci sesuatu hanya karena alasan idealis khas whippersnapper seperti “ingin beda” atau “nggak ingin mengikuti mayoritas”.🙂

  12. cK says:

    *lihat komen atas*

    ah difo, kamu bikin FS karena saya paksa khan…:mrgreen:

    *ngerasa*

  13. Btw, cara bikin read more yang tulisannya ganti2 itu gimana? Bukan hosting sendiri loh…
    Trackback itu gunanya apa sih? Cara makainya?

  14. anggara says:

    saya sih punya, tapi sejak punya blog, agak jarang ngebuka FS, kecuali kalau ada pesan masuk aja😀

  15. @ cK
    Yep. Kita ga bisa memprediksi apa yang dia inginkan dengan nge-add kita.
    @ Kopral Geddoe
    Saya juga tidak menyangkal bahwa Friendster bisa digunakan untuk cara begitu.
    But IMO, blogging still better. Kenapa? Soalnya mereka yang suka blogging pasti bersikap lebih profesional dalam mengatur blognya. Tidak seperti FS yang kebanyakan carut marut ga karuan.😛
    Selain itu, mereka yang namanya tercantum dalam blog kita pasti bisa kita hubungi kapanpun kita mau, meskipun dia sudah pindah ke kota bahkan negara lain.😀
    @ Strife Leonhart
    Coba lihat post yang ini.
    @ anggara
    Makanya saya malas buat FS. Soalnya repot kalo mau balas pesan.

  16. Ravelt says:

    FS saya sekarang hobi ngehang😕

  17. Itulah efek samping dari situs yang sulit dibuka.😛

  18. dnial says:

    Aku dulu pernah iseng ngehapus account orang yang lupa dilogoff.
    Lokasi kejadian: Graha Indosat Kayun. Salah sendiri di tempat umum gitu nggak bisa menerapkan good security policy😀

    Sekarang, berhubung akses FS di kampus dibatasi jadi jarang mbuka.
    Intinya ya gitu, FS itu cuman ngumpulin teman lama, ato temen sekampus.

    Mungkin habis gini bikin acount di linkedin, soalnya promosinya sih social network for profesional, boleh juga buat pengangguran jobhunter atau kutu loncat perusahaan atau semata-mata buat mengembangkan jaringan kerja.

    trus bukannya 68% account frenster itu palsu…
    :))

  19. brainstorm says:

    kalo saya sih pake FS buat nyari2 temen lama yang emang udah lama ga ketemu..

  20. atmo4th says:

    kalau mau pake wordpress.org,, kemampuan membuat ‘pernak-pernik’ kita juga pasti semakin jago…

    tapi somehow, fs kadang2 juga berguna loh,, bisa ketemu temen lama, soalnya rata2, teens punya fs.

    saya netral aja…

  21. khuclukz says:

    saya suka FS, dan saya sempat terlena dengan FS, tapi akhirnya bosan juga!! dah mulai pensiun…..

  22. -rEi_chaN- says:

    aku setuju ama mas pandu !

    aku nie punya e-mail banyak yg udah almarhum
    gara2 keblokir lah, password lupa lah, ga suka ID nya lah !
    ada aja alasannya buat ganti email

    so, aku ga mau bikin FS pasti repot !
    aku orangnya juga ga narsis

    klo ga salah FS tu kudu 16/17 thn ke atas gitu lho…
    iiih…macak tuwek

  23. @ dnial
    Ah, sebuah pengakuan.:mrgreen:

    trus bukannya 68% account frenster itu palsu…
    :))

    Ah, iya.
    *Pukul jidat*
    Males ngedit.😛
    @ brainstorm
    Hmm…
    *Manggut-manggut*
    @ atmo4th
    Yup. Tapi itu kan karena berbayar, jadi CSS-nya bisa diedit, seperti kata DeBe.
    Sama, saya juga netral, kok.:mrgreen:
    @ khuclukz
    Blog addict, eh?😆
    @ -rEi_chaN-
    Hah? Masa harus 16-17 keatas?😯

  24. Pingback: Kekuatan Opresif Kelompok Mayoritas « Deathlock

  25. nieznaniez says:

    aku punya akun fs, juga sempet blogging di sana. dan akhirnya pindah blogging kesini tapi masih tetep buka fs. dan biasa aja tuh. toh dua2nya punya kurang lebih masing2. dan keduanya saling menguntungkan buatku. dan lagi keduanya saling melengkapi. okeyh.

  26. nieznaniez says:

    *sambil buka fs

  27. Nadia says:

    Wah, saya sangat sependapat tuh sama nieznaniez. Saya punya akun di fs dan buka hampir tiap kali OL, tapi gak sampe fanatik lah… Punya blog juga, dulunya di fs trus pindah ke blogspot dan akhirnya lengket di WP coz buat saya WP paling enak dipakenya. Baik fs maupun blog sama2 bermanfaat buat saya.
    Tapi… gak semua orang suka ngeblog, bahkan gak semua orang suka internet. So, biasanya temen-temen yg gak suka internet itu susyah banget diajakin masuk dunia maya. boro-boro bikin blog, bikin email aja males. Nah, klo di fs dia cukup bikin profile tanpa perlu nulis panjang kayak di blog jadi kan lebih mudah ngajakinnya. Makanya… klo nyari temen-temen lama, emang lebih enak di fs. Buktinya, saya bisa contact sama temen SMP di madura sana yg hampir 10 tahun gak ketemu.
    So, apa gunanya fs tergantung siapa yg menggunakan. Kalo mau cari ilmu di sana mungkin cuma sedikit coz biasanya cuma dijadiin ajang gaul, tapi kita bisa milih manfaatin fasilitasnya utk hal-hal yg bermanfaat aja.Kan?😉

  28. Saya sebenarnya juga suka dengan FS karena bisa mencari teman hanya dengan mengetikkan alamat e-mail. Yang saya benci hanyalah waktu yang terbuang untuk membuka situs itu dan masalah hacking.

  29. -rEi_chaN- says:

    ya iyalah !temenku aja ada yg 22 th
    padahal masi 14 thn

  30. Ah, dasar orang Endonesia™. Selalu pake umur palsu.:mrgreen:
    *nyamar jadi orang umur 25 tahun*

  31. Tito says:

    Salam kenal, Pandu😀

    Sedikit (tapi besar artinya) manfaat FS yg udah gw rasakan:

    1. Mempertemukan gw dengan teman2 lama, yg bener2 udah lama bgt gak ketemu, dengan men-search sekolah yg sama… Akhirnya gw silaturrahmi ama temen2 gw dari SMU, SMP bahkan SD😀

    2. Praktis buat pasang woro-woro kalo mo ada kopdar/reuni/temu kangen.

  32. *manggut-manggut*
    Saya dari dulu kepikiran ini, di FS itu ada kapasitas maksimal nggak buat nyimpen gambar?

  33. Payjo says:

    wah, jangan salah. Di FS bisa liat anak-anak kecil yang cewek foto sambil manyunin bibir, mata mendelik, sambil gembungin pipi (Nah lho, kebayang posenya?) nggak jelas.

    Hahahaha, kayak ikan mereka ituh!

  34. Pingback: Internet, Immaturity, and Stupidity « Deathlock

  35. obit0 says:

    blog temenku kena hack lagi.
    tuh kan, banyak yg jahil.
    o ya p4ndu, blogku yang satu lagi masih kosong kok.
    hehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehehe
    bisa nemuin gak?
    ada 2 temen lagi yg keseret bikin blog gara2 gw^^
    tp pada cowo smua
    heran deh cewenya pada ogah
    ga habis pikir..

  36. Gapapa, yang penting mereka sudah mau diajak belajar.🙂

  37. Nando says:

    Fasilitas internet yang disediain sekolah jangan terlalu diandelin, maklum resiko gratisan. Klo download file ukuran 3 MB aja masih dalam waktu 1-2 jam, udah pasti buka FS, ato halaman blog yang contentnya banyak bakal lambat….

    Katanya ngga suka hal-hal yang berbau narsis..hehe..blog jg banyak dipake untuk narsis lho, nyeritain kehidupan sehari-hari, sekarang lagi sebel ma siapa, suka sama apa..malah lebih parah DISTRIBUSI FILE BAJAKAN (multiply, blogspot)..content, baik fs maupun blog menurut gw sih tergantung siapa yang ngejalaninnya.

    FS tuh lebih diperuntukkan untuk konsumen anak muda, jadi wajar dalam pengoperasian dibuat se-user friendly mungkin yang habis daftar tinggal nambah isi, plus fasilitas sosialiasi dan ajang unjuk diri yang rata-rata dicari banget ma anak muda. FS tentu saja dirancang dengan tujuan yang bagus yaitu ngedapetin temen sebanyak-banyaknya.

    Untuk kreatifitas, siapa bilang FS ngga bisa bantu ngembangin, klo FS zaman dulu tahun 2003-2005 oke lah, but sekarang konsumen FS bisa nambah kreatifitasnya sendiri dengan nambah kode html, gambar, musik, video, ato kalo mo gampang tinggal copy source code dari template yang disediaiin website pihak ketiga.

    FS karna tujuan awalnya jaringan pertemanan, sampe sekarang penggunanya dikategorikan dalam wilayah regional (Asia, Eropa, Amerika, dll). Sayangnya gaya hidup, sistem, dan fasilitas kita sama gaya hidup orang-orang di negara asalnya FS (AS) beda banget, kejadian deh, banyak fasilitas jaringan FS yang ngga bisa kita pake optimal untuk nyari temen diregional lain. FS di Indonesia cuman efektif untu sesama orang Indonesia, itu juga ngga jauh dari kota tempat tinggal ato kenalan lama.

    Blog lebih diperuntukkan untuk konsumen yang udah rada melek komputer dan internet, makanya blog tuh bukan cuma dinilai dari kualitas tampilan ato desain, tapi juga isi. Blog juga bisa jadi komunitas yang kuat klo dikelola dengan baik, bahkan bisa juga jadi sarana kritik dan aspirasi kita untuk fenomena lokal maupun global dalam berbagai tema.

    Blog sudah pasti bisa ngebantu maksimalisasi kreatifitas kita karna blog lebih bebas dikostumisasi. Tapi biarpun banyak website yang nyediain instant blog, tetep aja dalam kostumisasi kita perlu belajar html, css. Bayangin kemampuan anak SMP, SMU Indonesia yang mayoritas dalam pelajaran komputer di sekolahnya cuman diajarin office, bukan web programming.

    Tapi pernah kepikiran ngga klo ada bedanya cara sosialisasi FS dengan blog?

    Klo FS tuh kita harus ngotot cari kenalan yang kemudian karna udah kenal datang ngeliat profile, dari situ kita bisa lanjut kenalan dengan ornag yang ada dalam friend list temen kita. Bisa dibilang mayoritas orang dalam friend list pasti kenalan kita.

    Klo blog, karna ada sifat stand alone-nya kayak website, tanpa jaringan temen juga bisa eksis. Kebanyakan yang dicari blogger tuh pengunjung, meskipun ngga harus temen. Jadi seorang blogger tuh harus ngotot mikirin cara supaya bisa narik pengunjung, misalnya ngasih mp3 gratis…video clip gratis…gw ajaa dateng kesini karna pengen copy lirik Hero’s Come Back…

    FS tuh trend taon kapan kali, kalo hari gini masih ada orang yang bilang ngga punya FS ngga gaul…JUSTRU SEBALIKNYA orang tersebut yang ngga gaul dan jadul.

  38. Seorang blogger memang bisa menceritakan kisah hidupnya dalam blog miliknya. Tapi karena isi blog bisa dilihat secara luas dan bisa dicari lewat search engine, maka pemilik blog yang bertanggung jawab pasti akan menyaring apa saja yang akan ditulisnya.

    Saya harus mengakui, blog memang bisa jadi perantara penyebaran file bajakan, tapi bagi kami pengguna WordPress, hal itu sudah dalam pengawasan Matt dkk. selaku kru WordPress pusat. Jika ditemukan sebuah blog yang kontennya memberi link download ke sebuah situs, maka blog itu akan di-suspend hingga pemilik blog itu menghapus link tersebut. Jika masih berlanjut, bukan tidak mungkin blog itu akan di-suspend selamanya.

    Sayangnya gaya hidup, sistem, dan fasilitas kita sama gaya hidup orang-orang di negara asalnya FS (AS) beda banget, kejadian deh, banyak fasilitas jaringan FS yang ngga bisa kita pake optimal untuk nyari temen diregional lain. FS di Indonesia cuman efektif untu sesama orang Indonesia, itu juga ngga jauh dari kota tempat tinggal ato kenalan lama.

    Yah, itulah orang Indonesia pada umumnya. Mereka jarang memaksimalkan sesuatu hingga melewati batas negara. Kendala mereka pada umumnya adalah bahasa. Padahal, dengan berteman dengan orang dari luar Indonesia, mereka bisa belajar Bahasa Inggris atau bahasa lainnya yang digunakan orang tersebut. Nah, bisa dapat dua keuntungan, kan?😉

    Bayangin kemampuan anak SMP, SMU Indonesia yang mayoritas dalam pelajaran komputer di sekolahnya cuman diajarin office, bukan web programming.

    Percaya atau tidak, saya baru kelas X SMA diajari Windows Excel di sekolah. Di SMP (jaman saya), komputer disana masih menggunakan sistem DOS.

    Menginjak belajar blogging, saya awalnya nggak mengerti bahasa web dan hingga sekarang masih belum mengerti karena saking banyaknya istilah yang digunakan. Beruntung sekarang tiap browser menyediakan layanan “View Page Source” yang memperbolehkan penggunanya melihat bahasa HTML pada halaman situs yang kita buka.

    Tapi pernah kepikiran ngga klo ada bedanya cara sosialisasi FS dengan blog?

    Pernah. Saya awalnya berpikir, mereka yang meng-approve orang lain sebagai teman hanya melihat wajah yang mereka gunakan sebagai avatar. Padahal, foto itu kan bisa saja palsu atau sudah diedit dengan aplikasi komputer yang makin beragam.

    FS dan blog bisa dibilang sebagai sebuah karya yang sama tapi beda. Persamaannya, pemilik bisa mengutak-atik blog maupun FS-nya sesuka hati, tapi masih dalam batas kewajaran. Misalnya di blogspot, blogger bisa memberi blognya pernak-pernik seperti di FS dengan menambahkan aplikasi dari situs lain seperti ucapan selamat datang, potongan video klip, hingga mp3 koleksinya.

    Perbedaannya, pemilik FS cenderung malas berkreasi. Kenapa saya bilang begitu? Begini, FS bisa diberi pernak-pernik yang sudah disediakan oleh situs pihak ketiga, sehingga mereka tinggal copy tag HTML yang tersedia dan paste ke halaman untuk mengedit FS mereka.

    Sedangkan pemilik blog secara keseluruhan, jika mereka tidak pandai-pandai mengatur blog mereka, maka blog itu akan menjadi tidak menarik. Dan kalau sudah begitu, pemilik blog akan belajar bagaimana membuat blog mereka lebih menarik dengan cara belajar Photoshop, HTML, dan masih banyak lagi. Mereka bisa saja memberi link mp3 gratis, video klip gratis, dan sebagainya. Tapi seperti yang saya sebutka diatas, pengguna WP tidak bisa seenaknya memberikan link download kalau mereka tidak mau blognya di-suspend.

    BTW, terima kasih atas masukannya.🙂

  39. sissy says:

    dr dulu ampe sekarang tertarik bgT bikin blog..
    tp suka bingung sendiri, apalagi cara ngehias..
    mo nanya, ga da yg bs di tanya. smw temenQ lebih suka FS dan sama sekali ga ngerti apa itu BLOG

  40. Fitri says:

    Salam kenal mas Pandu,
    saya setuju dgn mas Pandu.
    Klo mau msk ke FS rasanya sering sulit. Saya saja yg msh SMP sdh punya banyak blog, hitung2 sambil mencari layanan blog yg terbaik untuk digunain sampe seterusnya, he…he….:p
    Akun di Friendster sih saya punya tapi sdh terbengkalai semenjak saya kenal dgn blog.
    Yah, untuk saya yg msh SMP ini sih FS gak terlalu penting krn saya msh bisa ketemu dgn teman2 saya.
    Seperti komentar2 sebelumnya, pemakaiannya tergantung dgn kebutuhan pemakainya.

    Bagi saya blog lebih penting krn siapa saja blh dan bisa nge-blog asal ada kemauan.

    Oh, ya….saya juga pernah mengajak adik saya untuk nge-blog, tp susah sekali, meskipun dia juga gak terlalu ngurusin FS nya.
    Mas Pandu punya tips gak buat ngajak orang lain ngeblog?Kalo ada diposting, ya :D?

    ps:
    Komentar ini saya buat dr HP.
    Udah ngantuk, nih *hoahm*

    Thanx.
    Keep blogging!

  41. @ sissy
    Kalau begitu silahkan tanya disini.🙂
    @ Fitri
    Ngeblog juga bisa dijadikan sarana cari duit. Caranya? Ikut aja lomba bikin blog dan semacamnya. Atau bisa juga diberi AdSense, tapi kalo yang ini harus punya akun bank maupun akun di AdSense.

    Mas Pandu punya tips gak buat ngajak orang lain ngeblog?Kalo ada diposting, ya :D?

    Ah, masukan yang bagus! Nanti saya tulis, deh.

  42. sakura^zaoldyeck says:

    Hi…
    Salam knal…

    Klo aku siy pengen banget bwat blog,,
    Tapi ak brpendapat…
    Bikin fs aja dulu, baru buat blog…
    Tapi kayaknya pendapat itu salah dan kayaknya emang asyikan blog,,
    Masalahnya…
    Bikin fs yg simple aja ga bisa…
    Gimana bikin blog yg bagoez…

  43. Kebanyakan orang pasti berpikir bahwa membuat blog itu sulit. Sebenarnya, hal yang membuat sulit adalah pikiran orang itu sendiri.

    Pernah mendengar tentang kekuatan pikiran, kan? Hal ini juga ada kaitannya dengan itu. Kalau kita berpikir bahwa membuat blog itu sulit, maka kita akan kesulitan dalam mempelajarinya. Tapi kalau kita beranggapan hal itu sesuatu yang mudah, maka hal itu akan terasa mudah bagi kita.

    BTW, saya belajar blog itu secara otodidak dan mengenal sebagian besar fungsi di blog WordPress dalam waktu kurang dari sebulan. Saya bukanlah orang yang cerdas, jadi saya yakin Anda yang lebih cerdas dan lebih kreatif dari saya pasti bisa membuat blog yang lebih bagus dari blog saya.🙂

  44. Miakis says:

    I think…. That’s true… Slephinne a.k.a Cheryl aja blog yang sebelumnya didelete… Tapi dia bilang masih ada blog di FS. Aku bilang aja, tapi kan lebih bagus di WP.. Dan………. Keesokannya(hari ini) dia bikin blog baru yang itu….

  45. Miakis says:

    Akh.. Menunggu moderasi…. Salah link tuh, yg akhir…😛 harusnya http://blognyaslephinne.wordpress.com… akhhhhh

  46. indra says:

    wah ternyata benar juga kata yg buat situs ini nih. saya aja dari dulu kok nggak jodoh dengan friendster. dari pertama, emang saya kan belum punya hp, jd nggak bisa upload foto. terus, lagipula saya jadi ketagihan untuk masuk ke friendster. biasanya sih, teman2 saya tuh berlomba- lomba dapat friend yg banyak. saya sendiri heran, saya yg join dari dulu kok g banyak2 friendnya. tapi teman saya yang baru join kok langsung buuaaanyak. setelah saya selidiki, ternyata kelemahan saya emang g punya foto.

    moga2 ini bisa jadi pelajaran bagi saya dan peringatan bagi yang mau join ke friendster.

  47. Mungkin itu karena Anda yang kurang aktif? Di dunia blog, Anda juga hanya bisa mendapat banyak teman kalau Anda aktif mengunjungi blog mereka dan meninggalkan alamat blog Anda disana.😉

  48. Pingback: perang blog (Multiply vs Wordpress) « Salafi Liberal

  49. Habibie says:

    Hollla,,,,,aku jg bru bqn bbrp bulan lalu blognya…pi aq msh bingung buat kostumisasi tampilannya,,,yaah berharap tulisan yang aq posting itu bisa dibaca banyak orang…………….ada yg tau ga cara kostumisasi tampilan yg bgs buat blog……Awalnya c bqn blog cuma bwt ngisi kekosongan sehh,,,drpd ngelakuin hal2 yg gak jelas mending nulis trs posting deh d blog..

    Fs klo mnrt aq seh,,ya sprti yg bnyk org bilang diatas buat media sosialisasi ajah…itung buat nambah temen…pi aq gak fanatik bgt ma FS…oya FS jg ajang bwt berNarses ria kyk’y c…huhahahaha…..Coba aja dweh buka Youwie.com trs signup jd membernya…
    sama jg c kyk FS…pi yang ini beda kita bakal dibayar ama YOUWIEnya..tiap qt posting blog dstu…nginvite tmn drstu N smw aktvts lainnya dweehh….selain Qt Fan kan dompet jg Fan……hahahahahah

    Byeeeeee……………..

  50. pencari ilmu says:

    waduh,,waduh,,,
    FS dan blog sama2 bermanfaat kok..
    bisa untuk share dan nambah kenalan,,,😀

  51. Ryo says:

    Oooo……
    gt to

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s