And The Holiday Begins… (Travel Story #1)

Last Updated: Oktober 22nd, 2007, 8.35 pm

Setelah membuat ijin tertulis buat liburan, hari berikutnya saya, adik, dan ibu saya langsung berangkat menuju Desa Pranggang, Kec. Plosoklaten, Kab. Kediri tempat tinggal kakek-nenek dan saudara-saudara sepupu saya.

Karena tidak ingin sampai pada tengah hari, kami pun memutuskan berangkat sekitar pukul 6 pagi. Setelah makan sahur, saya istirahat sebentar sampai sekitar jam 4.50, kemudian segera mandi. Selesai mandi, saya langsung makan memeriksa pakaian yang akan dibawa, apakah sudah masuk semua atau belum. Setelah itu, saya masih menyempatkan diri membaca koran yang sudah datang sebelum kami berangkat.

Jam 6.15, kami berangkat. Kami bertiga naik angkot menuju Pasar Loak. Karena sekolah libur, praktis jalanan lebih lengang daripada hari biasanya. Tapi karena itu pula, angkot yang kami tumpangi berjalan lambat untuk mencari penumpang. Setelah sampai di Pasar Loak, kami naik bis kota menuju Terminal Purabaya.

Kami sampai di Terminal Purabaya sekitar pukul 7 pagi. Setelah membeli karcis untuk masuk ke Ruang Tunggu, kami beristirahat sekitar 10 menit. Kemudian, kami segera naik bis terdepan supaya lebih cepat sampai. Biasanya, bis terdepan hampir selalu penuh sesak. Betapa kagetnya saya ketika hanya melihat beberapa makhluk halus orang yang naik, yaitu sekitar 8 orang (belum termasuk sopir dan 2 kondektur) dari maksimal 50-an orang.

Yah, karena sudah naik bis, maka kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan. Dan seperti biasanya pula, saat bis sampai di Krian, saya tertidur pulas sampai Mojokerto. Sayangnya perjalanan yang menyenangkan itu tidak dialami adik saya.

Ada satu hal yang cukup menarik perhatian saya. Setelah melewati Terminal Jombang, terdapat sekumpulan tukang becak yang sedang mogok kerja. Saya pun langsung mengambil keputusan bahwa mereka berdemo karena belum mendapatkan uang THR. Benar tidaknya saya kurang tahu.

Setelah memasuki Kabupaten Kediri, kami turun dari bis di Pasar Sapi. Kenapa dinamai begitu, konon pasar itu digunakan berjualan sapi dan kambing mulai pagi hingga sekitar pukul 9 pagi. Disana, kami melanjutkan perjalanan menggunakan ojek, dan sampai di rumah tujuan sekitar jam 10.30.

Hanya satu kata yang bisa menggambarkan keadaan saya saat itu. C-A-P-E-K. Setelah masuk rumah, saya langsung menuju kamar, dan tanpa berganti pakaian langsung merebahkan diri dengan nyamannya dalam pelukan sang bantal.:mrgreen:

Mumpung disini, saya berencana untuk “berwisata” mengunjungi , desa tempat tinggal ibu saat kecil.

About Reinhart

Don't wait. The time will never be just right.
This entry was posted in Live Journal, My Galleries, My Interest. Bookmark the permalink.

9 Responses to And The Holiday Begins… (Travel Story #1)

  1. aRuL says:

    sekeluarga nge blog yah. hehehe

  2. saRe' says:

    iya nih
    sekeluarga ngeBlog😀

    kayaknya tukang becak itu mogok emang nungguin THR tuh😛

  3. emakloe says:

    anakku, anakku….
    udah tau tukang becaknya nunggu thr
    kenape loe ga turun dari bis ngasih thr?
    nunggu ape lagi?

  4. @ aRuL
    Hwehehe…:mrgreen:
    @ saRe’
    Ternyata setelah tanya Ibu, tukang becak itu demo karena banyak angkot yang masuk kota (di luar trayeknya)
    @ emak
    Ga punya uang sebanyak itu.😛

  5. Pingback: I’m Back! The Rune Shop Open Again. « Pandu Gilas Anarkhi

  6. Sengut says:

    Pranggang itu kampungku lo kok disebut-sebut

  7. Wah, kalo gitu kita sama.:mrgreen:

  8. Pingback: Seleb Blog? You Comment I Comment? « Deathlock

  9. SPW says:

    assalamualaikum….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s