Indonesia Kalah T-E-R-H-O-R-M-A-T

Sehari sebelum tulisan ini muncul, Indonesia sedang bertanding melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam lanjutan Piala Asia 2007. Pertandingan ini terasa spesial karena bertepatan dengan ulang tahun Ivan Venkov Kolev, pelatih Indonesia, yang ke-50. Selain itu, pertandingan ini juga dihadiri oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono serta beberapa staf kenegaraan.

Indonesia yang membutuhkan kemenangan untuk menembus babak utama, mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Akan tetapi rupanya Arab terlalu tangguh untuk mereka. Terbukti dengan terciptanya gol pertama Arab pada menit ke-14. Diawali umpan silang oleh Ahmed Al-Basri, Yasser Al-Qahtani berhasil memaksimalkannya melalui sundulan, 1-0. Indonesia tidak mau terlalu lama berlarut-larut dalam kekalahan. Elie Aiboy menyamakan kedudukan melalui sebuah gol cantik pada menit ke-20. Berawal dari operan Syamsul Chaerudin, Elie mengecoh kiper Arab, Yasser Al-Mosailem, untuk selanjutnya menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong, 1-1.

Indonesia yang tampil dengan semangat juang tinggi terlihat mampu membuat barisan pertahanan Arab Saudi kewalahan. Mereka mampu menunjukkan konsistensi permainan yang selama ini belum ditunjukkan saat melakukan uji coba. Puncaknya adalah akhir babak pertama dan awal babak kedua, dimana Indonesia menggempur habis-habisan pertahanan Arab. Fans Indonesia pun mulai bersorak ketika Indonesia masih imbang 1-1 hingga injury time. Akan tetapi semua itu sirna saat pengganti Yasser Al-Qahtani, Saad Al-Harthi, yang prosesnya hampir sama dengan gol pertama Arab.

Indonesia yang merasa dirugikan oleh sikap wasit Ali Al-Badawi langsung melakukan protes setelah pertandingan usai. Mereka menganggap wasit yang berasal dari UAE (United Arab Emirates) terlalu memihak kepada Arab Saudi. Buktinya adalah ketika Ali menganggap Elie melakukan pelanggaran karena mendorong salah satu pemain Arab. Akan tetapi dari tayangan lambat, justru Elie berusaha menghindari tendangan pemain itu yang terlalu tinggi. Lalu ketika pemain Arab melakukan pelanggaran, dia malah membiarkannya.

Sebenarnya Indonesia sudah melakukan protes siang hari sebelum pertandingan digelar, tentang penunjukan wasit berasal dari rumpun yang sama dengan Arab Saudi tersebut, namun AFC tidak menanggapinya. Oleh karena itu, PSSI berniat melayangkan gugatan resmi kepada AFC keesokan harinya. Selain itu, menurut Sora, injury time yang seharusnya 4 menit dipangkas menjadi lebih pendek.

Akan tetapi ketidak puasan ternyata tidak hanya berasal dari anggota Timnas Indonesia dan PSSI. Para fans pun menyayangkan wasit yang โ€œseenaknya sajaโ€. Mereka pun mencaci kinerja wasit yang berat sebelah. Mereka juga kecewa atas keputusan AFC yang tidak mencari wasit dari kawasan netral seperti dari China atau Vietnam. Maka dari itu, Indonesia bukanlah kalah secara tragis, Indonesia kalah secara sangat terhormat. Maka dari itu, mereka patut mendapat apresiasi dari seluruh masyarakat Indonesia. Dan mereka pasti bisa mengalahkan Korsel jika bermain lepas seperti lawan Arab.

Gambar didapat dari sini.

About Reinhart

Don't wait. The time will never be just right.
This entry was posted in My Interest, Sepak Bola. Bookmark the permalink.

33 Responses to Indonesia Kalah T-E-R-H-O-R-M-A-T

  1. danalingga says:

    Ya, ya setuju. Tapi alangkah lebih terhormatnya jika menang.๐Ÿ˜†

  2. sora9n says:

    Buktinya adalah ketika Ali menganggap Elie melakukan pelanggaran karena mendorong salah satu pemain Arab. Akan tetapi dari tayangan lambat, justru Elie berusaha menghindari tendangan pemain itu yang terlalu tinggi. Lalu ketika pemain Arab melakukan pelanggaran, dia malah membiarkannya.

    Tambahin soal injury time dipotong…๐Ÿ˜€

    BTW, itu penampilan terbaik timnas Indonesia yang saya lihat dalam beberapa tahun terakhir.๐Ÿ˜‰

    ~ayoGulungKorsel!!~

  3. judul ituu…
    apakah kenyataan atau hanya pembelaan diri semata?
    *maklum ga nonton*
    *di timpukin botol ma supporter indonesia*

  4. kenyataan mbak…itu kenyataan…sumpah. sungguh mati!

  5. Kalah terhormat ……. memang itulah kenyataanya.

    Hasil tidak segalanya yang lebih penting dari hasil adalah perjuangan Tim merah putih. Itulah gambaran sejatinya bangsa kita, perjuangan adalah bagian hidupnya 3 1/2 abad + 3,5 tahun + 22 tahun (ORLA) + 32 tahun (ORBA) + 8 tahun (ORBA).

    Selamat kepada Tim Merah putih dan mudah-mudahan pertandingan besok bermain lebih bagus dan sportif.

    Kalah terhormat bukanlah pecundang. Ayo Indonesia Bangkit !

  6. inuzuka_chindie says:

    aku salut sama pertandingan kemarin itu,,
    seluruh rakyat indonesia memberikan semangat penuh n menerima kekalahan dengan lapang dada!!!
    aku salut ma suporter na tumben ga rusuh!!!
    hihihi
    *sambil tepuk tangan*

  7. aku salut ma suporter na tumben ga rusuh!!!

    Tapi pada akhirnya bus dibajak pula….๐Ÿ˜•

    Wasitnya kampret ! Mentang – mentang rumpun Arab, memberi keputusan seenak jidat !

  8. ahnshev says:

    -Semangat juang para pemain yg dahsyat.
    -dukungan luar biasa dari suporter di Senayan
    -antusiasme yg begitu besar dari seluruh masyarakat Indonesia
    -perhatian dari pemerintah (SBY, JK, & menteri2 memberikan perhatian yg selama ini jarang terlihat).

    ini adalah momentum kebangkitan sepakbola Indonesia.
    PSSI harus bisa memanfaatkan momentum ini dengan maksimal.
    Bahkan, secara umum ini bisa membangkitkan nasionalisme yg sedang digoyang beberapa isu separatis.

    bangkitlah sepakbola Indonesia!!!
    bangkitlah nasionalisme Indonesia!!!

  9. @ danalingga
    Mudah-mudahan aja lawan Korsel bisa menang besar.
    @ sora9n
    Oke, sudah saya tambahkan
    @ si nona grace
    Itu kenyataan.
    @ Iwan Darmawansyah
    Amiiinn…๐Ÿ™‚
    @ inuzuka_chindie
    Itu karena mereka bersatu mendukung Indonesia.
    @ Death-B Inc.

    Tapi pada akhirnya bus dibajak pulaโ€ฆ.๐Ÿ˜•

    Wakakakak…๐Ÿ˜†
    Tapi wasitnya emang ka****t. Mentang -mentang bisa omong-omongan pake bahasa Arab.
    @ ahnshev
    Ayo Bangkit!!๐Ÿ˜ฎ

  10. -sez- says:

    INI KANDANG KITA!!!
    ayo indonesia!!! maennya keren bgt kokz…

  11. Setuju!
    Best I’ve seen ever!!
    Kalo tetap bermain dengan semangat seperti itu, saya yakin Korsel akan diusir dari Piala Asia.
    Maju terus Indonesia! Terbang tinggi Garudaku!! Show ’em your real power!!!

  12. kipi_chan says:

    Yah…
    Meskipun aku nggak ngerti tentang sepak bola, aku juga turut berduka cita dan juga bangga dengan hasil yang diperoleh Indonesia.

  13. khirin says:

    Ahh..gk pa2. Kita hanya kalah lwat skor. Tapi semua pda tahu kita sebetulnya menang. “Kemengan Hati” dan Menang semangat..
    Hayooo…. Indonesia harus menang melawan korsel.
    Kalah tu biasa tapi mengatasi kekalahan, itu yang luar biasa!!

  14. saRe' says:

    *mengibarkan bendera putih*

    ini bendera bukan buat Indonesia yang kalah, tapi buat sara,,
    sara bener2 ga ngerti bola….. ๐Ÿ˜ฅ mohon ampun

  15. @ kipi_chan
    Ga usah bersedih, kita masih punya kesempatan terakhir.
    Soalnya kemaren Korsel juga kalah dari Mbah Rain.๐Ÿ˜†
    @ khirin
    Kalo maennya ngotot kaya kemaren pasti bisa menang.
    @ saRe’
    Gapapa…gapapa…๐Ÿ™‚

  16. mathematicse says:

    Hidup Indonesia…, saya bangga dengan permainan Indonesia… saya bangga jadi orang Indonesia.

    Gol-gol ke gawang kita itu tak mesti terjadi (gara-gara kalah tinggi badan saja).

    Mudah-mudahan lawan Korea, Indonesai bisa mengalahkannya…

  17. danalingga says:

    Wah beneran korea kalah ama bahrani?

    Jika begitu kesempatan Indonesia untuk lolos terbuka lebih lebar dunk.

    Hidup Indonesiaaaaa!!!!!!!!!!

  18. Pingback: ini kandang kita!!! « sezsy.. YUPH! that’s me

  19. @ mathematicse
    Setuju.๐Ÿ™‚
    @ danalingga
    Yup. Dan aku langsung tereak-tereak kegirangan begitu tau berita itu.:mrgreen:

  20. cK says:

    eh indo-korsel kapan ya?? saya mo nonton aaah kali aja ada won bin, bae yong ju ato rain:mrgreen:

  21. Numpang lewat. Ikutan baca artikelnya. Bognya bagus, lhoh. Artikelnya juga menarik. Salam kenal.

  22. danalingga says:

    @chika

    *getok chika*

    saya tahunya cuma jeng geum tuh.๐Ÿ˜†

  23. @ cK
    Besok sore. Bayarin saya dong…
    *Memasang wajah memelas*

    kali aja ada won bin, bae yong ju ato rain:mrgreen:

    ๐Ÿ˜†
    @ Majalah “Dewa Dewi”
    Ah, makasih…
    Salam kenal juga.๐Ÿ™‚
    @ danalingga
    Saya malah ga tau apa-apa…:mrgreen:

  24. kakilangit says:

    mana ada kalah terhormat, itu kan cuma pandangan kita untuk menghibur diri dari kekalahan.

    *piss*

  25. dnial says:

    Sang wasit cukup beruntung bisa keluar dari stadion dengan selamat dan tanpa luka satu apapun, mengingat untuk kasus yang sama di Indonesia, wasit harus dikawal polisi.

    Wakakaka….

  26. @ kakilangit
    Ya gimana ga terhormat, soalnya para Onta Arab ama dibantu wasit.
    @ dnial
    Untung dia ga bertemu supporter garis keras macam The Jak ato Bonek. Kalo ketemu, wah ga bisa bayangin deh rupa wasit itu nantinya…๐Ÿ˜†

  27. Kalah sama Korea, tidak ada harapan…

  28. danalingga says:

    iya, kenyataan itu memang kejam.

    *kembali menjadi pembela MU*

  29. @ Death-B Inc.
    *sigh*
    @ danalingga
    Tapi Indonesia masih bisa berusaha menjadi tuan rumah yang baik.

    *kembali jadi pendukung Chelsea*

  30. Dan menurut saya itu penampilan terbaik yang pernah saya lihat.

  31. enchan_123 says:

    INDONESIA tim hebat. aku bangga sama indonesia. BP elie bermain dahsyat. HEEEEEBBBBBAAAATTTTTTT

  32. Indra says:

    INdonesia berjuangLAhHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH! Don’t Give Up!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s