Aaaaarrrgghhhh!!!!

Setelah berhasil lolos selama seminggu dari kejaran fans stress, kini aku kembali lagi ke sini. Kembali lagi ke dunia manusia yang kejam dan keras (Lha emang sebelumnya dari dunia mana?). Di kampung, aku berusaha melupakan semua kesibukan dan rutinitas yang selalu kujalani setiap hari (makan, tidur, mandi, de el el).

Kampungku terletak di wilayah kabupaten yang memiliki klub sepak bola ternama di Indonesia, Persik Kediri. Tepatnya di kecamatan Plosoklaten, sekitar 20 km di sebelah timur kota Kediri. Di sana, aku melakukan berbagai aktivitas yang kuharap bisa menghilangkan semua kelelahan setelah menjalani hari-hari yang sibuk. Baik itu sibuk dalam belajar maupun dalam kerjasama (termasuk kerjasama dalam ujian😛 ).

Kemarin saat pulang dari sana, dua sepupu perempuanku ikut ke Surabaya untuk menghabiskan sisa liburan yang masih seminggu. Di perjalanan aku membayangkan bahwa sesampainya di rumah nanti aku yang sudah kangen pol dengan blog ini akan langsung menyabot PC. Terlebih aku sudah memiliki handphone sendiri untuk koneksi internet, yang kubeli sesaat setelah aku menulis surat ijin. Handphone Kyocera seri KZ-F520 CDMA berwarna biru, seharga Rp. 1.150.000,-. 🙄

Kyocera KZ-F520

Akan tetapi, memang manusia cuma bisa membuat rencana, dan hanya Tuhan yang bisa mengatur semuanya. Turun dari bus di terminal Bungurasih, aku naik colt menuju terminal Joyoboyo. Nah, ditengah-tengah perjalanan itu, penumpang dewasa di bangku depanku “bertingkah”. Dia muntah, tetapi anehnya muntahnya ke belakang, ke arah aku dan adik-adikku duduk (anehnya lagi, yang dimuntahkan hanya air bening!). Aku memberinya selembar tas plastik untuk menampung muntahannya, tetapi ia tidak mau menerima.

Pada saat itu, orang yang duduk di sebelah kiriku mendesak-desak dengan dalih agar aku dan adik-adik sepupuku tidak terkena muntahan, bahkan sempat berdiri di depanku ”mengatur” posisi dudukku dan adikku. Kemudian ia pindah ke bangku depan. Setelah berhenti muntah, orang di depanku itu langsung turun. Sesaat setelah colt berjalan lagi aku baru sadar HP di saku jeansku sudah raib! 😈

Panik, gemetar, takut, geram, menyesal, campur-aduk jadi satu dalam perasaanku. Bayangkan saja. Sudah bertahun-tahun aku mimpi punya HP sendiri. Setelah akhirnya berhasil membelinya dari uang hadiah lomba blog, tepat seminggu dalam genggamanku HP itu sudah hilang.

Maka aku pun segera heboh mengguncang Surabaya menyatakan HP-ku hilang. Orang yang tadi di sebelah kiriku, dengan “manisnya” menanyakan kusimpan di saku mana HP-ku yang hilang. Katanya dia merasa nggak enak (merasa ikut jadi tertuduh). Kujawab di saku kanan. “Oh, mungkin ya mbaknya itu yang ngambil,” katanya sambil menunjuk adik sepupuku. “Hah?” pikirku. “Kalau aku kan tidak mungkin wong aku di sebelah kirimu.” Setelah itu dia turun.

Begitu turun di terminal Joyoboyo aku langsung mengadukan hal yang baru saja menimpaku ke kantor polisi di kompleks terminal. Aku berharap pak polisi bisa menangkap pencopet itu kemudian berbaik hati mengembalikan HP-ku 😀

Gambar diambil dari sini.

About Reinhart

Don't wait. The time will never be just right.
This entry was posted in Lain-lain. Bookmark the permalink.

19 Responses to Aaaaarrrgghhhh!!!!

  1. Ga jual PERTAMAX!!!😈

  2. cK says:

    wew…itu udh trik tuh. kalo nyoper sengaja muntah-muntah biar pandangan teralihkan. dan biasanya modus pencopetan tersebut terdiri antara 2-3 orang. wew…malangnya nasib mu nak😦
    turut berduka cita…

  3. 9racehime says:

    omaigat!
    dek pandu sing sabar,,,btul tuh trik buanget si “pemuntah”..lagak2nya ajah ky gt…btul kaya tantte chika, pasti ga sndirian…
    udh di jadiin pelajaran aja…saya pun turut berduka cita….😦

  4. *merogoh saku*

    Fiuuhhh… Untungt HP masih ada…

  5. Count of Madness says:

    Makannya , belajar bawa kendaraan sendiri…

    Turut berduka cita juga….

  6. Kalau HP itu dirantai. Pakai tali. Pasang tulisan “HP galak”, begitu.

  7. @ cK
    Jangan-jangan tante udah pernah kecopetan juga ya?
    @ 9racehime
    Hiks…😦
    @ Lee (Males, kepanjangan nick-nya)😥
    @ Count of Madness
    Kalo belajar sepeda motor sih udah, cuman ortu belum mau beliin motornya.😦
    @ Death-B Inc.
    Hwehehehe…:mrgreen:

  8. saRe' says:

    sabarrr~~ yang maling tangannya panuan, kpalanya kutuan, dan dosa tuuh..😆

  9. Tapi herannya HP-ku itu masih dipakai sampai kemaren. Soalnya ibuku nyoba ngirim SMS dan masuk.
    Nah, moga aja dia ga bisa mbuka keypad password-nya. Terus dia putus asa dan ngembaliin HPnya ke aku, wehehe…😆
    (Tapi rasanya ga mungkin ya?)

  10. calupict says:

    Hmm, ternyata udah menyebar sampai sana ya.

  11. Rizma says:

    walaah,, Ma tuh sering banget ketinggalan Hape,, tapi gara gara itu temen temen Ma jadi maklum gitu,, jadi tiapkali Ma ketinggalan, langsung disimpenin,, jadi blom pernah ilang deh,,😛

  12. saRe' says:

    klo ngga, langsung nelpon FBI gih,, minta lacak apanyaaa~ gitu,, yang di dalem hp,,
    (sara ga ngerti apanya yang mau dilacak sih,, tapi klo di film2 kan biasanya ada caranya,,😛 )

  13. Nayz says:

    wah..wah…*geleng-geleng kepala

  14. kecopetan? *turut berduka cita dan berbela sungkawa*

  15. @ calupict
    Iya…🙂
    @ KK Rizma
    Berarti nasib sudah menentukan bahwa saya belum saatnya punya Hape
    @ saRe’
    Mungkin yang dilacak itu nomor baterainya
    *Siap-siap hubungi customer service FBI*
    @ Nayz
    *Ikutan geleng-geleng*
    @ Neo Forty-Nine😥

  16. inuzuka_chindie says:

    duh sabar ya..
    nanti Allah SWT. pasti akan bales perbuatan na di akhirat nanti!!!
    yang sabar ya!!!!
    -_-

  17. aRuL says:

    wekz turut berduka cita…
    oo gara2 ini HPmu hilang…

  18. Miakis says:

    Kasian…. *ketelatan :lol:*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s