Ini adalah kali kedua saya menulis pengalaman dalam menggunakan internet. Setelah sebelumnya saya menceritakan pengalaman ibu saya yang mendapatkan gelar dokter secara gratisan dari internet, kali ini giliran saya menceritakan pengalaman pribadi menggunakan internet.
Jika dihitung dari awal, sudah hampir 9 tahun saya mengenal hal bernama internet. Dulu, saya yang masih kelas 1 SMP diajak teman saya untuk mampir ke warnet di dekat sekolah. Saya yang belum mengerti apa-apa tentang internet hanya melihat teman saya menggunakan aplikasi chat mIRC yang sedang naik daun, sambil sesekali bertanya ke teman saya mengenai satu dan lain hal dan dari sanalah saya mulai mengeksplorasi internet.
Bagi yang pernah masuk ke blog pertama saya, pasti sudah tidak asing lagi dengan nickname p4ndu_454kura. Ya, itu adalah nickname pertama saya yang saya gunakan di mIRC ketika mulai menggunakan aplikasi tersebut, jadi bisa dibilang nickname tersebut punya nilai historis tersendiri. Awalnya saya hanya chatting ngalor-ngidul tak tentu arah sambil mencari orang yang hobinya sama dengan saya, bergabung dengan room yang saya minati saat itu seperti room untuk penggemar komik, anime, atau ikut room kuis dan bersaing dengan user lainnya untuk beradu cepat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh (sepertinya) bot khusus untuk membuat pertanyaan di room tersebut. Dari mIRC saya mendapatkan dua teman baru yang alamat emailnya pernah saya catat di akun email saya yang menggunakan jasa perusahaan telekomunikasi Indonesia.
Saya menggunakan mIRC tidak terlalu lama, sekitar kurang dari setahun saya berkenalan dengan game online. Lagi-lagi, teman saya yang mengenalkannya ke saya, sebuah game online bernama Counter Strike. Game ini merupakan game bergenre First Person Shooting (FPS) dimana pemain dibawa seolah-olah berada dalam game tersebut. Dalam masa ini saya juga berkenalan dengan game bergenre Massive Multiplayer Online Role Playing Game (MMO-RPG) bernama Ragnarok Online, sebuah game yang mengambil tempat di dunia fantasi bernama Rune Midgard dan kita berpetualang menjelajah dunia tersebut. Masa online gaming ini pun hanya bertahan sekitar 2 tahun atau sampai saya lulus SMP, karena saya bukanlah orang yang betah main game online berjam-jam tanpa berhenti.
Dari game online, saya beranjak menjajaki dunia milis/grouping yang diperkenalkan oleh ayah saya. Grup pertama yang saya ikuti adalah milis Chelsea Indonesia Supporters Club (CISC) dan milis internal keluarga besar saya. Tak lama kemudian, saya membuat grup Shaman King Indonesia menggunakan fasilitas milik Yahoo! Groups dengan tujuan untuk mengumpulkan para fans Shaman King, sebuah komik dan anime favorit saya. Grup tersebut memiliki 100 anggota pada 6 bulan pertama yang saling bertukar informasi maupun pendapat mengenai Shaman King. Saya terus mengelola grup tersebut hingga pada akhirnya saya mengenal sebuah hal baru
Awal tahun 2007, Ibu saya mengenalkan saya dengan sesuatu bernama blog. Saya masih ingat saat itu beliau bilang bahwa sekarang sudah banyak yang memiliki blog pribadi, sehingga saya disarankan untuk membuat satu juga. Awalnya saya menolak dengan alasan saya malas, tapi karena di-‘paksa’ terus dan merasa penasaran, akhirnya saya membuat akun dan blog pertama di wordpress. Sebagaimana layaknya pemula, saya belajar bagaimana membuat posting, mengganti tampilan, memasukkan gambar, dan keterampilan dasar lainnya. Selain itu, saya mau tidak mau harus belajar tentang bahasa HTML, yang belum pernah saya pelajari sebelumnya.
Pada awal-awal ngeblog, posting yang ada hanyalah lirik lagu-lagu favorit atau biografi karakter dari game Suikoden. Selama sebulan ngeblog, saya berkenalan dengan blogger-blogger lain dan saling mengunjungi blog masing-masing. Saling memberi komentar di posting masing-masing, memberi tautan antar blog, dan masih banyak lagi hal-hal seru lainnya. Bahkan terkadang, ada yang membuat permainan seperti posting berantai dengan tema yang sama. Saking asiknya, saya terkadang lupa untuk istirahat makan dan melakukan hal lainnya.
Dua bulan setelahnya, saya ikut kompetisi Blogfest 2007 dalam rangka Campus Expo di Supermal PTC Surabaya. Meskipun hasilnya kurang maksimal, tapi lomba tersebut sudah membuka mata saya bahwa di Surabaya pun ternyata banyak blogger-blogger SMA yang bisa meramaikan blogosphere di Indonesia. Sebulan setelahnya, saya mengikuti lomba yang diadakan oleh institusi serupa di event yang berbeda dan syukurlah mampu meraih hasil maksimal.
Satu yang menjadi keprihatinan saya waktu itu adalah saya merupakan peserta tunggal yang berasal dari SMA komplek di Surabaya, sementara mayoritas peserta lomba dari SMAN 11 yang notabene dekat dengan rumah saya di bagian barat kota pahlawan. Saya pun terdorong untuk membangkitkan minat ngeblog teman-teman saya dengan cara mengajukan ide pembuatan Komunitas Blogger SMAN 1 Surabaya. Gayung bersambut, ternyata Pak Fajar (guru TIK saya) merupakan teman dari Pak Ghofur yang menjadi guru TIK di SMAN 11 dan sangat menyetujui ide saya tersebut. Teman-teman saya rupanya juga banyak yang berminat dan atas anjuran Pak Fajar teman-teman saya mendaftarkan blognya ke Komunitas Blogger Smasa.
Sejak saat itu, saya semakin rutin mengisi blog dan mengikuti lomba blog yang ada. Saya juga bergabung dengan Komunitas Blogger Surabaya, tugupahlawan.com, dan menjadi salah satu anggota termuda pada angkatan pertama. Dari pengalaman ngeblog tersebut saya pernah ditawari mengisi salah satu pelatihan yang diadakan oleh Jurusan Teknik Elektro ITS. Meskipun saat ini intensitas ngeblog saya menurun gara-gara tugas kuliah, tapi saya sebisa mungkin tetap menulis supaya blog saya tetap hidup. Disinilah saya sadar mengenai ucapan ibu saya dulu, bahwa saat ini banyak orang yang punya blog pribadi, karena blog sudah menjadi gaya hidup baru, dimana orang bisa menulis apapun dan berinteraksi dengan siapapun, kapanpun dan dimanapun dia berada.
Note: BTW tulisan ini saya daftarkan di lomba Bhinneka Blog Competition dalam rangka ulang tahun Bhinneka.com yang ke-18. Semoga bisa dapet hadiah iPod Touch-nya meskipun tidak menutup diri buat menerima hadiah utama
Ini adalah kali kedua saya menulis pengalaman dalam menggunakan internet. Setelah sebelumnya saya menceritakan pengalaman ibu saya yang mendapatkan gelar dokter secara gratisan dari internet, kali ini giliran saya pengalaman pribadi menggunakan internet.
Jika dihitung dari awal, sudah hampir 9 tahun saya mengenal hal bernama internet. Dulu, saya yang masih kelas 1 SMP diajak teman saya untuk mampir ke warnet di dekat sekolah. Saya yang belum mengerti apa-apa tentang internet hanya melihat teman saya menggunakan fitur chat mIRC yang sedang naik daun, sambil sesekali bertanya ke teman saya mengenai satu dan lain hal dan dari sanalah saya mulai mengeksplorasi internet.
Bagi yang pernah masuk ke blog saya, pasti sudah tidak asing lagi dengan nickname p4ndu_454kura. Ya, itu adalah nickname pertama saya yang saya gunakan di mIRC ketika mulai menggunakan aplikasi tersebut, jadi bisa dibilang nickname tersebut punya nilai historis tersendiri. Awalnya saya hanya chatting ngalor-ngidul tak tentu arah sambil mencari orang yang hobinya sama dengan saya, bergabung dengan room yang saya minati saat itu seperti room untuk penggemar komik, anime, atau ikut room kuis dan bersaing dengan user lainnya untuk beradu cepat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh (sepertinya) bot khusus untuk membuat pertanyaan di room tersebut. Dari mIRC saya mendapatkan dua teman baru yang alamat emailnya pernah saya catat di akun email saya yang menggunakan jasa perusahaan telekomunikasi Indonesia.
Saya menggunakan mIRC tidak terlalu lama, sekitar kurang dari setahun saya berkenalan dengan game online. Lagi-lagi, teman saya yang mengenalkannya ke saya, sebuah game online bernama Counter Strike. Game ini merupakan game bergenre First Person Shooting (FPS) dimana pemain dibawa seolah-olah berada dalam game tersebut. Dalam masa ini saya juga berkenalan dengan game bergenre Massive Multiplayer Online Role Playing Game (MMO-RPG) bernama Ragnarok Online, sebuah game yang mengambil tempat di dunia fantasi bernama Rune Midgard dan kita berpetualang menjelajah dunia tersebut. Masa online gaming ini pun hanya bertahan sekitar 2 tahun atau sampai saya lulus SMP, karena saya bukanlah orang yang betah main game online berjam-jam tanpa berhenti.
Dari game online, saya beranjak menjajaki dunia milis/grouping yang diperkenalkan oleh ayah saya. Grup pertama yang saya ikuti adalah milis Chelsea Indonesia Supporters Club (CISC) dan milis internal keluarga besar saya. Tak lama kemudian, saya membuat grup Shaman King Indonesia menggunakan fasilitas milik Yahoo! Groups dengan tujuan untuk mengumpulkan para fans Shaman King, sebuah komik dan anime favorit saya. Grup tersebut memiliki 100 anggota pada 6 bulan pertama yang saling bertukar informasi maupun pendapat mengenai Shaman King. Saya terus mengelola grup tersebut hingga pada akhirnya saya mengenal sebuah hal baru
Sekitar tahun 2006/2007, Ibu saya mengenalkan saya dengan sesuatu bernama blog. Saya masih ingat saat itu beliau bilang bahwa sekarang sudah banyak yang memiliki blog pribadi, sehingga saya disarankan untuk membuat satu juga. Awalnya saya menolak dengan alasan saya malas, tapi karena di-‘paksa’ terus dan merasa penasaran, akhirnya saya membuat akun dan blog baru di wordpress. Sebagaimana layaknya pemula, saya belajar bagaimana membuat posting, mengganti tampilan, memasukkan gambar, dan keterampilan dasar lainnya. Selain itu, saya mau tidak mau harus belajar tentang bahasa HTML, yang belum pernah saya pelajari sebelumnya.
Pada awal-awal ngeblog, posting yang ada hanyalah lirik lagu-lagu favorit atau biografi karakter dari game Suikoden. Selama sebulan ngeblog, saya berkenalan dengan blogger-blogger lain dan saling mengunjungi blog masing-masing. Saling memberi komentar di posting masing-masing, memberi tautan antar blog, dan masih banyak lagi hal-hal seru lainnya. Bahkan terkadang, ada yang membuat permainan seperti posting berantai dengan tema yang sama. Saking asiknya, saya terkadang lupa untuk istirahat makan dan melakukan hal lainnya.
Dua bulan setelahnya, blog tersebut saya ikutkan kompetisi Blogfest 2007 dalam rangka Campus Expo di Supermal PTC Surabaya. Meskipun hasilnya kurang maksimal, tapi lomba tersebut sudah membuka mata saya bahwa di Surabaya pun ternyata banyak blogger-blogger SMA yang bisa meramaikan blogosphere di Indonesia.
Satu yang menjadi keprihatinan saya waktu itu adalah saya merupakan peserta tunggal yang berasal dari SMA komplek di Surabaya, sementara mayoritas peserta lomba dari SMAN 11 yang notabene dekat dengan rumah saya di bagian barat kota pahlawan. Saya pun terdorong untuk membangkitkan minat ngeblog teman-teman saya dengan cara mengajukan ide pembuatan Komunitas Blogger SMAN 1 Surabaya. Gayung bersambut, ternyata Pak Fajar (guru TIK saya) merupakan teman dari Pak Ghofur yang menjadi guru TIK di SMAN 11 dan sangat menyetujui ide saya tersebut. Ternyata teman-teman saya banyak yang berminat dan atas anjuran Pak Fajar teman-teman saya mendaftarkan blognya ke Komunitas Blogger Smasa.
Sejak saat itu, saya semakin rutin mengisi blog dan mengikuti lomba blog yang ada. Saya juga bergabung dengan Komunitas Blogger Surabaya, tugupahlawan.com, dan menjadi salah satu anggota termuda pada angkatan pertama. Dari pengalaman ngeblog tersebut saya pernah ditawari mengisi salah satu pelatihan yang diadakan oleh Jurusan Teknik Elektro ITS. Meskipun saat ini intensitas ngeblog saya menurun gara-gara tugas kuliah, tapi saya sebisa mungkin tetap menulis supaya blog saya tetap hidup.
Note: BTW tulisan ini saya daftarkan di lomba Bhinneka Blog Competition dalam rangka ulang tahun ke-18. Semoga bisa dapet hadiah iPod Touch-nya meskipun tidak menutup diri buat menerima hadiah utama







iso ae kon ndu.
note sing terakhir iku lo.
salam sukses mas pandu!
@ rizky
Hahaha… aku pengen-e cuma ngoleksi iPod buat nemenin iPod Nano hasil lomba sebelumnya, tapi ga masalah kan kalo dapet HP?
@ deteksi
Salam sukses mas dion!
wah pandu alumnsi smasa ya..
sama dong.aku alumni 2005 dulu dari IPA3.
salam kenal.
tetep smangat nulis ya!
klo ada waktu unjung2 ke blogku ya..
ayuwulandr01.blogspot.com
mkasih
ohya aku daftar ke komunitas blogger smasa.tapi namaku blm muncul
mohon bantuannya yaa:)
mkasih
wah…panjang jg perjalanannya menjadi blogger ya………selamat atas kesuksesannya…
walaaaahh, ortunya keren.. sampe sekarang ibu saya aja masih bertanya “facebook tu seperti apa sih??”.. tapi alhamdulillah, dengan begitu ortu saya hanya bisa mengawasi saya di dunia nyata.. hehe
@ Ayu
Lah, bukannya kita seangkatan ya? Aku dulu IPA 1, D’Blast. Masa sih belum keluar? Wah, habis gini dicek deh…
@ Fadhli Amir
Hehehe… iya, panjang dan berliku. Makasih ya..
@ dhe
Kalo saya sih ga masalah ortu mau aktif di internet atau dunia nyata, yang penting kan tetep jadi ortu.
Pandu, saya masih ingat pas saya tanya alamat blog Pandu apa. Pandu bilang : “aduh rumittt…”
)
Yes it is.. http://p4ndu3121990.wordpress.com/
wah ternyata udah pindah blog pandu ya, kenapa blognya yg lama?
@ Jiewa @INIJIE
Iya, makanya ini ganti alamat yang lebih simpel biar bisa diinget
@ aRuL
Blog yang lama masih ada sih, cuma mungkin bakalan lebih pasif dari yang ini. Tolong link ke blog saya diganti ya masbro
Wow, punya milis internal keluarga. :-O Cool!
Ehem, pengalamannya mulai membentuk komunitas blogger SMA itu, keren. Ndak banyak anak remaja yang hobi nulis.
Good luck for the competition.
Soalnya keluarga besar saya canggih-canggih, makanya kalo ga bikin milis ngerasa ga keren.
*padahal saya cuman join dan ga terlalu mengikuti milis*
Yang hobi nulis sih banyak, tapi mungkin masih beberapa yang suka ngeblog waktu itu. Saya aja harus dipaksa ibu buat ngeblog ^^;
Kompetisinya udah selesai kok, saya masih kurang beruntung sepertinya..
saya termasuk yang tertular.. makasih pandu..:)